Menungguu...
Adalah sesuatu hal terberat dan menyebalkan
Menghabiskan waktu yang lama, hanya menunggumu
Mungkin saat itu belum tepat bagiku tuk bersamamu...
Walau serberkas serpihan cintamu..Sudah sedikit ku cicipi.
Walau status dan hubungan kita di ambang keraguan, apakah aku milikmu atau hanya sesaat?
Tetapi sungguh nikmat nan legit bagaikan kue lapis legit...
Hingga kenikmatan ketidakjelasan cinta kita itu kan slalu kukenang..Untuk selamanya...
Terkadang, aku berusaha melupakanmu, bila aku teringat hal yng menyakitkan darimu
Terkadang, aku teringat lagi akankau, bila teringat masa-masa kedekatan kita di langit ke tujuh
Terkadang, ada saatnya aku benar harus terkesiap melupakanmu, disaat kondisi yng tdk bisa diajak kompromi
Hening dan sunyi...Ku termenung dalam kelamnya malam...
Sendiri ku berbaring di tempat tidurku, Sambil ku melihat foto-foto kita...
Foto-foto cinta, dan kenangan manis, dimana kamu mencuri kesempatan untuk mencium pipiku, sampai aku gemas dibuatmu...
Dimana kamu mengelus kepalaku, disaat ku berbaring di pundakmu
Dimana aku memelukmu kuat tak ingin kulepaskan....
Tetapi, seiring waktu berjalan...
Apapun bisa terjadi...
Pelukan yang kuat itu,dengan tangisan-tangisan rindu menjadi sia-sia, dan harus kulepaskan.
Karena, terdapat duri di badanmu, duri-duri kecil yang sungguh menyentuh dan membuat luka..bagaikan bunga mawar..sedap dipandang tapi sakit bila dirasa, bila kita mengetahui cela kecil berduri itu
Tetapi..Yasudahla kasih... Mungkin aku melepasmu bukan karena terbawa oleh emosi jiwa,tetapi ku hanya mau kesiapanmu, dan aku ka menanti,disaat kamu mengatakan siap datang ke jiwaku, ragaku, dan benakku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar